Thursday, July 10, 2014

Event - Soekarno saves Gaza

Kali ini kami tidak membahas tentang jalur gaza yang telah lama menjadi target utama dari roket-roket Israel. Kami akan mencoba mengulas sedikit sejarah tentang kepedulian dan solidaritas Bangsa Indonesia sebagai saudara Palestina.



Disini kami akan memberikan sedikit review tentang tokoh-tokoh yang kita kenal baik dalam sejarah. Tentunya dikaitkan dengan peristiwa 07 juli 2014 yang lalu. Mungkin sebagian dari kalian mengingat hari itu diingat sebagai hari dimana Jerman menundukkan tuan rumah. Ataupun hari penentuan dimana pasangan presiden dan wakilnya mendapati tempat no. 1 di Indonesia. Tidak mengherankan jika kita melupakan saudara-saudara kita karena itu. Tahun 2014 ini memang terbilang suatu ledakan bagi kita dimana even-even besar bertabrakan tak karuan. Tapi setidaknya kita juga harus menengok sejenak berita tentang bagaimana tangis mereka disana dibalik canda tawa piala dunia dan obsesi kita terhadap para calon presiden. Baik, tanpa berkata-kata lagi mari kita simak 2 dari banyak tokoh terkenal yang menentang tindakan Israel terhadap palestina.




Dr. Ir. Soekarno

Soekarno dilahirkan pada tanggal 06 Juni 1901 bertempat di Surabaya. Presiden yang sangat disegani oleh penduduk pribumi maupun asing ini bernama asli Koesno Sosrodihardjo tetapi oleh masyarakat lebih dikenal dengan panggilan Soekarno. Ayah beliau bernama Raden Soekemi Sosrodihardjon dan ibu bernama Ida Ayu Nyoman Rai.

Tepatnya pada tahun 1962, wartawan pernah bertanya pada Soekarno tentang penolakannya terhadap Israel dan Taiwan, beliau kemudian memberikan jawaban :

“Untuk Taiwan saya rasa urusannya djelas, kami hanya mengakui satu Negara Tjina jaitu RRT, itu jang di daratan, lain negara tidak… dan untuk Israel, selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel”.

Jawaban Soekarno tersebut dipertegas dengan penolakan terhadap Israel untuk turut serta dalam Asian Games 1962. Bukan hanya Indonesia, negara lain pun mengikuti tindakan Bung Karno sehingga Israel pun tidak dapat mengikuti cabang olahraga sepak bola dikarenakan tidak ada negara yang ingin bermain dengan mereka.



Saat ini kita ketahui bahwa Israel kembali memborbardir Gaza. Kembali juga perhatian dunia tertuju pada hal ini. Berbagai negara ikut menentang kebrutalan tentara-tentara Israel tersebut. Tidak terkecuali oleh Indonesia, yang di implementasikan oleh penggalangan dana dan solidaritas dari berbagai penjuru negeri.
Melihat solidaritas dari rakyat Indonesia yang sangat tinggi kita dapat berbangga diri. Seperti halnya kita bisa berbangga atas pernyataan Soekarno diatas. Tegasnya pernyataan menolak kejahatan kemanusiaan tersebut menggambarkan keberanian seorang pemimpin bangsa Indoneisa, dan kewibawaannya di kancah internasional.

Sejarah telah menuliskan dan memberikan bukti bahwa Palestina tidak akan pernah hancur. Perjuangan Palestina akan selalu diiringi dari segala penjuru. Dikarenakan tindakan invasi dari Israel yang sangat tersurat dan nyata. Seluruh negera akan selalu bersama Palestina.



Tercatat jelas pada gambar di atas yang merupakan pernyataan nyata dari presiden kita yaitu dukungan penuh terhadap Palestina.  Ditambah negara dari segala penjuru menyatakan solidaritas mereka terhadap Palestina. Mari kita tunggu saja kehendak Yang Maha Kuasa dalam membalikkan keadaan siapa saja.  Dan segala bentuk kebrutalan, penganiayaan, dan perampasan yang pasti akan hancur.

No comments:

Post a Comment